Tampilkan postingan dengan label wisata air terjun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata air terjun. Tampilkan semua postingan

AIR TERJUN KEROKAN, WISATA TUBAN




Salah satu tempat wisata Tuban
AIR TERJUN KEROKAN

Dalam dusun Kerokan, desa Jetak, kecamatan Montong ada situs yang lama diketahui banyak orang, dan menurut beberapa sumber terdapat makam Ki singonegoro, Makm ini banyak dikunjungi oleh para ulama besar. Ki Singonegoro diyakini penduduk setempat wali Allah, dia adalah Senopati atau panglima perang, kerajaan Mataram zaman Sultan agung hanyokro Kusumo, dan ketika kerajaan Mataram ditaklukkan, ia dan pasukan melarikan diri ke dusun kerokan sambil menyebarkan agama Islam di masyarakat sekitar. Di dusun Kerokan, Beliau bersembunyi dalam jurang sampai ia meninggal dan dikuburkan di sana. Tempat ini merupakan sumber air yang tidak pernah kering, meskipun itu musim kemarau panjang, sumber air yang digunakan ratusan warga sekitar ini, di gunakan baik untuk kebutuhan mereka masing masing dan perairan ladang merekaTebing pada makam Ki Singonegoro juga memiliki panorama yang indah dan sumber air, ada tiga air terjun percikan tanpa henti, ada air jatuh di hamparan kolam batu batu kuning sejauh 6-meter.Sejak itu ratusan tahun air itu mengalir membelai batu, stalaktit dibuat, indah. Rumbaian menggantung seperti rambut perawan. hamparan tanah merah, kering dan hambar berbatu membuat suasana sejuk, damai, dan indah dengan sebuah oasis sumber daya air di bagian belakang kehidupan makhluk hidup, salah satu makhluk hidup yang ada di sana adalah berbagai monyet dan burung , selain itu ada beberapa yang maengganggu sebaginbesar eksistensi mulai dari kurang lebih 82 hektar awal sekarang menjadi sekitar 20 hektar, namun warga telah mencoba untuk berusaha untuk situs ini harus dilindungi, tetapi ada sumber air kendi yang baik, ada juga situs makam KiSingonegorodan ada hal-hal indah dari situs ini, jika Anda memasuki gua di bawah air terjun ada tulisan Jawa dan Arab pada dinding gua.untuk menghormati dia, masyarakat sekitar mengadakan upacara tradisional sebagai bentuk kehormatan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

keindahan air terjun nglirip tuban






 keindahan air terjun Nglirip
Tuban
Air Terjun Nglirip atau dikenal dengan nama Grajagan Nglirip oleh masyarakat sekitar memiliki ketinggian kira-kira 30 meter dan lebar 28 meter dengan air yang jernih mengalir begitu derasnya.  Dibalik air terjun juga akan ditemui sebuah goa yang cukup besar yang konon sering dipakai semedi untuk mencari ilmu.Sumber mata air air terjun ini berasal dari beberapa sumber air di daerah Hutan Krawak yang berjarak sekitar 3 km dari lokasi dan menyatu di sebuah bangunan dam yang berada di atas air terjun. Terletak di Dusun Jojogan, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Propinsi Jawa Timur.Peta dan Koordinat GPS: 6°58'6"S   111°47'38"E  
Berjarak sekitar 36 km dari pusat kota Tuban.  Letaknya pun tak jauh dari jalan raya yang sudah beraspal sehingga tidak sulit untuk mencapinya baik dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum jenis colt.Bila menggunakan kendaraan pribadi bisa menempuh rute Tuban-Montong-Singgahan atau Tuban-Kerek-Singgahan yang melewati lokasi Pabrik Semen Gresik di Tuban.  Atau bisa juga ditempuh dari arah Kota Bojonegoro melewati Parengan-Singgahan.   Sedangkan bagi yang menggunakan angkutan umum ada dua rute juga untuk menuju air terjun ini, yaitu:  Rute Montong : naik angkutan umum dari terminal Tuban dengan jurusan Montong, lalu dilanjutkan dengan naik kendaraan jurusan Jojogan.  Karena lokasi Air Terjun Nglirip terletak antara Montong - Jojogan, maka dapat langsung terlihat manakala melewati rute ini.  Untuk rute Singgahan : yaitu dari Terminal Tuban naik bis jurusan Jatirogo, bis ini akan transit di terminal Kabupaten Bojonegoro yang kemudian dilanjutkan ke tujuan utama, Jatirogo.  Selanjutnya turun di pertigaan "Warung Anjlok" - Jojogan.  Dari sini, letak air terjun tersebut hanya berjarak kurang dari satu kilo meter.  Untuk mencapainya dapat dilakukan dengan berjalan kaki naik angkutan jurusan Montong. Sesampainya disini anda akan mendapatkan pemandangan yang sangat menawan, dari pinggir jalan saja anda dapat melihat jatuhnya air dari tebing yang di atasnya terdapat jembatan kecil. Bagi Anda yang ingin menyusuri aliran bawah air terjun harap berhati-hati, karena jalanan setapak akan sangat licin, terutama di musim hujan.selain itu tarifnya murah Pada hari biasa tidak dikenai tarif masuk alias gratis.  Aksan tetapi pada hari minggu atau libur dikenai tarif Rp 500 per orang.  Sedangkan biaya parkir sebesar Rp 2000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 3000 untuk kendaraan roda empat.dan Tersedia shelter (gardu pandang) yang berada di bagian atas lokasi.  Juga banyak penjual makanan dan minuman di kedai sekitar lokasi air terjun.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS